Gaya Pria Tahun 90an: Simpel, Kasual, dan Penuh Identitas
Tahun 90an adalah era di mana fashion pria mulai bergeser dari gaya yang flamboyan dan berani di tahun 80an menjadi lebih simpel, kasual, namun tetap penuh identitas. Gaya pria tahun 90an dipengaruhi oleh budaya pop, musik, dan olahraga, menciptakan tren yang beragam dan mudah diadaptasi. Mari kita telusuri beberapa elemen kunci dari gaya pria tahun 90an yang masih relevan hingga kini.
1. Flannel Shirts dan Grunge Style
Flannel shirts adalah salah satu item paling ikonik dari gaya pria tahun 90an, terutama berkat pengaruh musik grunge yang dipopulerkan oleh band seperti Nirvana dan Pearl Jam. Kemeja flannel dengan motif kotak-kotak sering dipakai dengan celana jeans robek atau celana cargo, menciptakan tampilan yang kasual dan santai. Gaya grunge ini mencerminkan sikap anti-establishment dan menjadi simbol generasi muda tahun 90an.
2. Denim on Denim
Gaya denim on denim, atau yang sering disebut “Canadian tuxedo,” adalah tren yang populer di tahun 90an. Pria sering memadukan jaket denim dengan celana jeans, menciptakan tampilan yang serasi namun tetap stylish. Meskipun gaya ini sempat dianggap terlalu berlebihan, kini denim on denim telah kembali menjadi trendi dan sering dipakai dengan sentuhan modern, seperti memilih warna denim yang berbeda untuk atas dan bawah.
3. Oversized Clothing
Pakaian oversized adalah ciri khas gaya pria tahun 90an. Baik itu kaus, jaket, atau celana, pakaian yang longgar dan nyaman menjadi pilihan favorit bagi banyak pria. Kaus oversized dengan desain grafis atau logo band sering dipadukan dengan celana baggy untuk tampilan yang santai. Gaya ini tidak hanya nyaman dipakai tetapi juga mencerminkan sikap yang lebih relax dan tidak terlalu formal.
4. Sneakers dan Sepatu Boots
Sneakers adalah bagian penting dari gaya pria tahun 90an. Merek seperti Nike, Adidas, dan Reebok meluncurkan berbagai model sneakers yang menjadi ikon era ini, seperti Air Max, Superstar, dan Classic Leather. Sneakers sering dipakai untuk melengkapi tampilan kasual sehari-hari. Selain sneakers, sepatu boots seperti Dr. Martens juga sangat populer, terutama di kalangan penggemar musik grunge dan rock. Sepatu boots memberikan sentuhan yang edgy dan kuat pada penampilan.
5. Aksesoris Sederhana namun Berkesan
Aksesoris pria tahun 90an cenderung sederhana namun tetap berkesan. Topi baseball, kacamata hitam dengan frame kecil, dan jam tangan digital adalah beberapa aksesoris yang sering dipakai. Selain itu, kalung dengan liontin kecil atau gelang kulit juga menjadi pilihan untuk menambahkan sentuhan personal pada penampilan. Aksesoris ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap gaya tetapi juga sebagai ekspresi identitas.
Kesimpulan
Gaya pria tahun 90an adalah perpaduan antara kesederhanaan, kenyamanan, dan identitas yang kuat. Dari flannel shirts hingga sneakers ikonik, elemen-elemen fashion ini telah menjadi inspirasi bagi banyak desainer modern dan terus mempengaruhi gaya pria hingga kini. Dengan menggabungkan elemen-elemen ini, Anda bisa menciptakan tampilan yang nostalgic namun tetap relevan dengan gaya modern.